Reliability Platform
T = 0 / 8,760 jam
📐 RBD Sistem
Komponen D
500
SERI
Komponen A
500
SERI
Komponen H
500
SERI
Komponen C
500
SERI
Komponen F
500
SERI
5 komponen seri, tiap komponen = 500 unit seri di dalamnya. Satu unit saja gagal tanpa stok → seluruh sistem berhenti.
Reliability Engineer
Komponen D
Komponen A
Komponen H
Komponen C
Komponen F

Komponen D

500 unit (seri) — 1 saja gagal, semua berhenti
📈 Eksponensial — λ=0.000347 /jam (MTBF≈2,884 jam)
💰 Harga spare: Rp 1,800,000 /unit

Komponen A

500 unit (seri) — 1 saja gagal, semua berhenti
📈 Weibull — β=2.12, θ=7,053 jam
💰 Harga spare: Rp 2,400,000 /unit

Komponen H

500 unit (seri) — 1 saja gagal, semua berhenti
📈 Eksponensial — λ=0.000229 /jam (MTBF≈4,365 jam)
💰 Harga spare: Rp 1,400,000 /unit

Komponen C

500 unit (seri) — 1 saja gagal, semua berhenti
📈 Eksponensial — λ=0.000193 /jam (MTBF≈5,192 jam)
💰 Harga spare: Rp 2,500,000 /unit

Komponen F

500 unit (seri) — 1 saja gagal, semua berhenti
📈 Eksponensial — λ=0.00063 /jam (MTBF≈1,587 jam)
💰 Harga spare: Rp 1,200,000 /unit
🏭 Sistem (seri) menghasilkan Rp 3,400,000/jam selama semua 5 mesin jalan. Begitu satu saja kehabisan stok, sistem berhenti dan merugi Rp 33,456,000/hari sampai simulasi berakhir.
💵 Anggaran Pembelian Spare Part Level 1 · Magang
Rp 17,875,300,000
Sisa Anggaran
Rp 17,875,300,000
Anggaran tidak cukup untuk membeli stok aman di semua komponen. Perkirakan komponen mana yang paling sering gagal (lihat parameter distribusinya) dan alokasikan lebih banyak stok ke sana — kurangi di komponen yang lebih awet.
⏱️ Simulasi berjalan selama 8,760 jam (~1 tahun operasi). Perawatan bersifat korektif, tidak ada resupply — begitu stok salah satu komponen habis, komponen itu rusak permanen dan sistem berhenti untuk sisa periode.